Blog remaja ciptaan Athalla Rizky Arsyan yang isinya cerita "Absurd".

Minggu, 14 Desember 2014

Posted by athallara on 02.46 in , , | No comments
Setiap orang pasti pernah merasakan apa yang namanya jatuh cinta. Perasaan jatuh cinta itu sendiri merupakan sebuah perasaan yang tidak bisa kita jelaskan keberadaannya. Kadang, cinta dapat datang sendiri tanpa dijelaskan. Namun terkadang cinta-pun dapat pergi tanpa adanya alasan.

Jatuh cinta, tidak lepas dari apa yang namanya patah hati. Beberapa orang menjelaskan.. Jika kita takut sakit hati, maka kita tidak akan mengenal apa arti cinta yang sesungguhnya.

Semua orang bilang cinta itu buta, benar. Cinta memang buta.. cinta datang kepada siapapun dan kapanpun tanpa adanya alasan yang logis. Meskipun cinta itu buta, kita harus percaya selalu ada tangan Tuhan yang menuntun kita. Dan cinta yang tulus merupakan cinta yang tumbuh dari lubuk hati yang paling dalam dari diri seseorang.

Orang yang dikatakan paling kuat dan berani di-dunia pun akan luluh dan menjadi lemah karena cinta. Cinta itu unik, cinta itu sebuah seni. Dimana setiap orang berusaha mengejar cinta dengan caranya masing-masing.

"Mengejar cinta sama seperti kita melakukan pelayaran di laut lepas dengan kapal rusak tak berawak"
-AnonymousX003-

Dimana kita adalah nahkoda dari kapal tersebut yang berjuang sendirian di tengah laut tanpa ditemani seorang-pun dengan bekal keberanian dan kemandirian yang kita punya. Kita berusaha mencari sebuah tempat untuk berlabuh dan beristirahat. Dan pelabuhan itu sendiri merupakan orang yang seharusnya kita cintai dan ditakdirkan untuk bersama kita selamanya ~

Dan terkadang saat kita sudah berlabuh, kita malah diusir. Padahal kita sudah merasa sangat nyaman dengan pelabuhan itu. Namun, Itu tandanya memang kita harus melanjutkan petualangan kita di-laut. Kita harus menemukan pelabuhan yang lebih tepat lagi.

Memang mungkin hati rasanya sakit jika kita terus-terusan diusir dari pelabuhan itu. Kita sudah berjuang layaknya pelaut sejati, namun pada akhirnya kita diacuhkan dan diminta pergi jauh-jauh.

Namun kita harus ingat: Selalu ada seni dibalik patah hati.

Dimana kita harus memetik pelajaran disetiap petualangan yang kita lalui. Entah petualangan saat kita sedang ter- ombang-ambing oleh angin laut yang kencang dan ombak yang deras, ataupun petualangan disaat kita sedang berlabuh sementara.

Kita juga tau, tak mudah bagi kita yang sedang tersesat di-laut untuk menemukan jalan keluar dari cengkraman bahaya yang ada di laut.

Jika kalian tau, pelaut sejati tak pernah menyerah. Meskipun ombak menerjang, meskipun badai menghantam, meskipun deras hujan turun mengguyur dan membasahi tubuhnya ditengah laut. Namun ia tidak pernah menyerah ditengah jalan. Beliau harus berusaha sampai menemukan pelabuhan yang sebenarnya.

Ingat: Kita tidak akan pernah tau, kepada siapa cinta kita akan berlabuh.

"Memilih" dan "Berjuang"
Jangan menyerah jika sekiranya kamu pernah dikecewakan. Karena diluar sana, banyak yang sedang menunggu senyum manismu. Percayalah, mereka yang menghianatimu akan menyesal pada waktunya..., dan akan kembali disaat kamu sudah tidak menginginkannya lagi.

Setiap orang memang sudah layaknya datang-dan-pergi dari kehidupan kita. Disetiap pertemuan selalu ada perpisahan yang menanti, sekalipun itu ajal yang menjemput. Hanya karena seseorang mencintaimu dengan tulus, bukan berarti mereka tidak akan meninggalkanmu. Di dunia ini..., tidak ada yang abadi.

Jangan jadikan setiap perpisahan yang pernah kita lalui menjadi penghambat untuk menemukan cinta dikemudian hari. Meski pernah terluka, jangan pernah berhenti mencintai. Layaknya balita yang baru belajar berjalan, pasti awalnya akan ada luka yang sakit saat terjatuh.

Dengan 'sangat mencintai' seseorang membuat kita memiliki keberanian; Sementara 'sangat dicintai' oleh seseorang membuat kita memiliki kekuatan.



Sekian... Athalla Rizky Arsyan pamit undur diri.

Kamu pantas untuk bahagia kembali.
 -----------------------------------------------

Sedikit saran video yang harus kalian tonton:

Kepada Orang yang Baru Patah Hati
oleh Raditya Dika

0 komentar:

Posting Komentar

Kepo? Disini tempatnya!